Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news – Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia (PRI), Muhammad Nazaruddin secara resmi menetapkan Pusat Robotika Rakyat Indonesia (PRO RI) sebagai organisasi sayap partai yang berfokus pada pengembangan robotika, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), teknologi digital, dan inovasi nasional. Peresmian tersebut dilaksanakan di Kantor DPP PRI, Jakarta, pada Sabtu (13/6/2026), sebagai bagian dari komitmen PRI dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kehadiran PRO RI menjadi langkah strategis PRI dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi global yang semakin pesat. Melalui organisasi sayap ini, PRI ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta, pengembang, dan pelaku utama dalam ekosistem inovasi nasional.
Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia, Muhammad Nazaruddin, menyampaikan bahwa penguasaan teknologi merupakan salah satu kunci utama bagi kemajuan bangsa di masa depan.
"Robotika dan kecerdasan buatan bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan strategis bangsa. Melalui PRO RI, kami ingin melahirkan generasi inovator, programmer, engineer, dan technopreneur yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang mandiri secara teknologi," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, PRO RI juga menegaskan komitmennya untuk membangun gerakan robotika berbasis masyarakat yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh kalangan, khususnya generasi muda. Berbagai program seperti pendidikan robotika, pelatihan AI, coding, inkubasi inovasi teknologi, hingga pengembangan talenta digital akan menjadi fokus utama organisasi.
Ketua Umum PRO RI, Adityo Handoko, mengatakan bahwa pembentukan PRO RI merupakan momentum penting untuk mempercepat lahirnya ekosistem teknologi nasional yang kuat dan berdaya saing global.
"PRO RI hadir untuk menjadikan robotika milik seluruh rakyat Indonesia. Kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak muda Indonesia agar mampu bersaing di era AI dan revolusi industri berbasis teknologi," katanya.
Dengan resmi bergabung sebagai sayap Partai Rakyat Indonesia, PRO RI diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya talenta-talenta teknologi nasional sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, akademisi, praktisi industri, dan generasi muda dalam mewujudkan kedaulatan teknologi Indonesia.
Peresmian PRO RI menandai babak baru perjuangan PRI dalam memperkuat sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi, sekaligus mempertegas komitmen partai untuk menghadirkan inovasi sebagai fondasi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar